Karyawan Muslim PT.Freeport Kembali Sumbang Korban Gempa 57 Juta Melalui LAZISNU NTB

Karyawan Muslim PT.Freeport Kembali Sumbang Korban Gempa 57 Juta Melalui LAZISNU NTB

Perhatian dan simpati korban gempa Lombok dari komunitas karyawan dan masyarakat Muslim yang bekerja diperusahaan tambang emas PT.Freeport Indonesia cukup besar. Hal itu nampak dari upaya penggalangan dana yang mereka lakukan untuk membantu korban gempa yang tersebar di Lombok Timur, Lombok Utara dan Lombok Barat.

Data korban meninggal dunia yang tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi NTB mencapai 321 orang, ribuan orang mengalami luka-luka dan ribuah rumah mengalami kerusakan total dan sedang.

Perwakilan Komunitas Karyawan dan Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) PT.Freeport Indonesia hari ini Selasa, (14/8) kembali datang menyalurkan donasi kepada korban gempa Lombok melalui LAZISNU NTB diposko induk NU Peduli yang bertempat dikantor Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) NTB.

Kalau kemarin mereka mengantar donasi sejumlah 33 juta rupiah, hari ini mereka kembali membawa donasi sebesar 57 juta rupiah. Total donasi yang telah disalurkan melalui LAZISNU NTB sebanyak 90 juta rupiah. Dan donasi tersebut diterima langsung oleh direktur LAZISNU NTB, Rafaendi Haeri.

Sandi Agung, dari komunitas karyawan PT.Freeport Indonesia mengatakan mereka mulai mengumpulkan donasis sejak tanggal 29 Juli yang lalu setelah gempa pertama yang berpusat di Lombok Timur dan Lombok Utara. Dalam beberapa hari saja mereka dapat mengumpulkan dana sampai puluhan juta. Dana puluhan juta itu hasil donasi yang kumpulkan bersama antara Komunitas Karyawan dan Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) PT.Freeport Indonesia.

“Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) PT.Freeport Indonesia memang sudah terbentuk cukup lama. Mereka biasa menyalurkan donasinya melalui lembaga zakat resmi termasuk LAZISNU” kata Sandi Agung, salah seorang karyawan PT.Freeport Indonesia yang menyerahkan langsung donasi untuk korban gempa.

Sandi sendiri merupakan karyawan Freeport yang menangani bagian terowongan alumni Universitas Trisakti Jakarta yang berasal dari Lombok Tengah. Ia menuturkan kini tercatat 30 orang warga NTB yang bekerja di PT.Freeport Indonesia, Papua.

Dana donasi untuk korban gempa Lombok itu dipercayakan pendistribusiannya kepada LAZISNU NTB karena mereka tahu melalui media online dan media sosial bahwa LAZISNU NTB terlibat dan bekerja maksimal dalam menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat korban gempa di Lombok Timur, Lombok Utara dan Lombok Barat sejak awal.[]

Leave a Reply