OJK dan UNU NTB Adakan Literasi Keuangan UMKM Pedagang Kecil

OJK dan UNU NTB Adakan Literasi Keuangan UMKM Pedagang Kecil

OJK Provinsi NTB bekerjasama dengan UNU NTB menyelenggarakan kegiatan Literasi Keuangan kepada UKM pedagang kecil. Kegiatan ini berlokasi di desa Kediri Kab Lombok barat. Rabu, 23 Mei 2018
Pada kegiatan ini kepala OJK Provinsi NTB Bapak Farid Paletehan memberikan penjelasan mengenai tujuan adanya OJK yakni agar keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan dapat Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel; Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil; dan mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.
Selanjutnya Farid menjelaskan tentang Fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan.
“Tugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.” Jelasnya

Dalam kesempatan itu juga Farid memberikan tips cara menabung.
menabung harus diperluas yaitu tidak hanya berbentuk uang, tapi juga saham, reksadana, cicilan di lembaga pembiayaan, hingga emas di pegadaian. Sehingga, akses masyarakat ke sektor keuangan juga meningkat dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

“Pendapatan masyarakat harus ditabung sebagian yakni sebesar 40% jangan dihabiskan semua, begitu juga masyarakat harus mendidik anak anak mereka untuk mulai menabung sejak dini”. Pungkasnya
Sebagai tambahan informasi bahwa Bagi masyarakat, Literasi Keuangan memberikan manfaat yang besar, seperti: Mampu memilih dan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan; memiliki kemampuan dalam melakukan perencanaan keuangan dengan lebih baik;Terhindar dari aktivitas investasi pada instrumen keuangan yang tidak jelas;Mendapatkan pemahaman mengenai manfaat dan risiko produk dan layanan jasa keuangan.

Literasi Keuangan juga memberikan manfaat yang besar bagi sektor jasa keuangan. Lembaga keuangan dan masyarakat saling membutuhkan satu sama lain sehingga semakin tinggi tingkat Literasi Keuangan masyarakat, maka semakin banyak masyarakat yang akan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.(hdw)

Leave a Reply