Universitas Nahdlatul Ulama NTB, Adakan Tasyakuran dan Istigotsyah di Dies Natalis Perdana ke- 5 Tahun

Universitas Nahdlatul Ulama NTB, Adakan Tasyakuran dan Istigotsyah di Dies Natalis Perdana ke- 5 Tahun

West Nusa Tenggara,-Istigotsah dan Tasyakkuran-Tasyakuran mewarnai Dies Natalis UNU NTB ke– 5. Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (ONE) Nusa Tenggara Barat menyampaikan bahwa kampus peradaban bangsa UNU NTB, adalah tempat yang layak untuk mengemban ilmu yang berasaskan pancasila dan berpegang teguh pada ajaran Islam Alhussunah Waljamaah Annahdiyah.

;harapan kami selaku penggerak di akademik bahwa mahasiswa harus mampu menyelesaikan kewajibannya dalam bidang akademik baik itu tugas yang di berikan oleh Dosen masing-masing prodi dan menjalankan TRIDARMA perguruan Tinggi Universitas Nahdltul Ulama, serta perpegang teguh pada ajaran Aswaja Annahdliyyah”; said Dr.. Baiq Mulianah, S.Ag, M.PdI, Rektor ONE NTB.

UNU NTB sejauh ini, yakni selama umurnya yang ke– 5 tahun ini telah berkontribusi terhadap pembangunan SDM di NTB.

Karena kami sudah memberikan mahasiswa beasiswa Nahdlatul Ulama yang di berikan Lansung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke rekening mahasiswa, di tahun ajaran 2019-2020

So far, UNU NTB telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa/i nya.

; jumlah yang mendapatkan beasiswa ini 400 person, syarat nya adalah tidak menikah selama 4 year, aktif kuliah mau belajar dan ikut di agenda Nahdlatul Ulama, mahasiswa harus selsai dalam jangka waktu yang sudah di tentukan beasiswa nya yaitu delapan (8) semester,; pungkas BQ Mulianah.

Hari ini adalah Hari Lahir (HARLAH) UNU NTB, yang di rangkaikan dengan agenda Dies Natalis ke 5 Tahun Universitas Nahdlatul Ulama, dengan berbagai agenda pertandingan yang sudah di agendakan 1 minggu yang lalu.

; alhamdulillah semua agenda berjalan dengan lancar, harapan kami sebagai guru dan sebagai Dosen penggerak Sumber Daya Manusia melalui pendidikan dengan wadah kampus peradaban bangsa UNU NTB”; cetus Baiq Mulianah.

Setelah lulus, mahasiswa/i UNU NTB di hadapkan kepada dua pilihan, yakni mengabdi ke masyarakat atau melanjutkan jenjang study nya.

;mahasiswa harus bermanfaat ketika selesai menuntut ilmu dan wisuda, kalau pulang kampung, maka buktikan bahwa kegiatannya berafiliasi kepada pembuktian ke masyarakat, selain yang ingin lanjut ke jejang lebih tinggi Strata 2 (S2), dan yang ingin berkarir di tempat lain”; he said.

Sumber : Jurnal Faktual

Leave a Reply