SEJARAH UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA

NUSA TENGGARA BARAT

(UNU NTB)

Sesuai dengan amanah PBNU bahwa dalam periode 2010-2015 akan didirikan minimal 20 Universitas di bawah Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Juga setelah adanya komunikasi KH. Said Aqil (Ketua Umum PBNU) dengan Presiden SBY tentang pendirian Universitas Nahdlatul Ulama, maka diinstruksikan kepada seluruh PWNU se-Indonesia untuk membuat permohonan pendirian Universitas NU ke Direktorat Perguruan Tinggi RI.

Adapun urgensi dibangun Universitas Nahdlatul Ulama adalah sebagai berikut:

  1. Melahirkan ilmuan ditengah majunya peradaban, bukan terpinggirkan.
  2. Dimana posisi umat Islam (warga Nahdlyin) ketika Indonesia ke depan booming ekonomi?

Untuk merespon PBNU, PWNU NTB mengadakan rapat terbatas pada tangal 09 Oktober 2012, jam 20.00 Wita . Adapun hasil rapat tersebut adalah diantaranya :

  1. Pembentukan TIM Pendirian UNU.
  2. Pembentukan Program Studi UNU
  3. Pembentukan Tim Penyusun Borang dan Koordinator setiap program studi.

Tim Pendirian UNU :

  1. Koordinator : Mustasyar PWNU NTB (TGH. Ahmad Taqiuddin Mansur, M.Pd.I)
  2. Dr. H. Lalu Husni, M.Hum (ketua ISNU NTB).
  3. Lalu Winenangan (Sekretaris PWNU)
  4. Saimun Faesal
  5. Ahyar Fadli
  6. Baiq Mulianah, S.Ag., M.Pd.I
  7. Penasehat : Bapak Prof. Ir. H. Mansur Ma’shum, Ph.D
  8. Tim Penyusun Borang :
    1. Koordinator : Dr. Adi Fadli
    2. Sekretaris : Retno Senopati
    3. Prodi Tehnik Lingkungan (Itratip, ST.,MT)
    4. Prodi Sistem Informasi (Rusdan, M.Kom. dan Ahmad Sukri, S.Kom.)
    5. Prodi Farmasi (Tim Kesehatan)
    6. Prodi Ilmu Gizi (Tim Kesehatan)
    7. Prodi Rekam Medik (Tim Kesehatan)
    8. Prodi Kebinanan (Tim Kesehatan)
    9. Prodi Kesehatan Lingkungan (Tim Kesehatan)
    10. Prodi Analis Kimia (Tim Kesehatan)
    11. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Lalu Abdul Aziz, M.Pd)
    12. Prodi Pendidikan Sosiologi (Ahmad Fauzan, S.Thi., M.A.)
    13. Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Jumesam, S.Pd., M.Or)
    14. Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Dr. Salman Faris dan M .Tahir)
    15. Prodi Perbankan Syariah (Gatot Suhirman, S.H.I., M.S.I.)
  9. Tim Kesehatan :
    1. Lalu Ahmad Yani
    2. alu Mohamad Yunus,SKM.M.Kes.
    3. Zulkarnain, SKM.,MPH
    4. Ali Wardana.,SKM.,MSi
  10. Lukman Hakim
  11. Izrai
  12. Lalu Husni
  13. Jumarim
  14. Jamil (Lombok Tengah)
  15. Jamiluddin, S.Pd.
  16. Bahman, S.Pd.

Pada hari Rabu malam tanggal 10 Oktober 2012 jam 19.00 Wita melaksanakan rapat evaluasi.

Selanjutnya pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2012, Prof. Mansur Ma’shum dan  Drs. H. Lukman bertemu di Jakarta dengan Pak Dr. A. Hanief. Melaporkan hasil rapat pada tangal 09 Oktober 2012.

Pertemuan-pertemuan Tim Pendirian UNU kurang lebih 37 kali pertemuan diberbagai tempat untuk penyusunan dan penyempurnaan borang. Terkadang rapat diadakan di rumah Ketua Tanfidz PWNU NTB (TGH. Ahmad Taqiuddin Mansur, M.Pd.I), terkadang di kantor NU (Aula NU NTB di Jalan Pendidikan No. 6 Mataram), terkadang di rumah Mustasyar PWNU NTB (Prof. Mansur Ma’shum).

Pertemuan-termuan tersebut yang dilaksanakan oleh Tim Pendirian UNU adalah untuk menyelesaikan hal-hal terkait dengan kelengkapan pendirian UNU, diantaranya:

  1. Membuat Akta Yayasan yang menaungi Universitas NU Mataram
  2. Pemberian nama UNU dan Logo UNU
  3. Finalisasi Prodi-Prodi yang akan dibuka di bawah naungan NU NTB.
  4. Menyiapkan konsep untuk mengisi Form yang sudah disediakan DIKTI dari Form 1 sampai dengan Form 5.
  5. Diskusi dan Pembuatan STATUTA UNU
  6. Studi Kelayakan UNU
  7. Renstra UNU

Awal pemberian nama universitas serta logo dilaksanakan pertemuan/rapat oleh Mustasyar PWNU dan Ketua ISNU NTB, dalam rapat tersebut dihasilkan nama universitas dengan nama “Universitas Nahdlatul Ulama Mataram” disingakt “UNU Mataram”.

Beberapa kali pertemuan/rapat baik dengan Tim Pendirian UNU, Dikti Kemdikbud, atau Tokoh NU luar Propinsi NTB memberikan saran dan pertimbangan berdasarkan lingkungan di wilayah NTB sebaiknya UNU di NTB diberikan nama dengan nama tokoh mayarakat/ulama NTB yang terkenal, dipilihlah tokoh ulama yaitu T.G.H. Muhammad Syaleh Hambali pendiri NU NTB pertama, sehingga nama universitas diubah menjadi “Universitas Nahdlatul Ulama T.G.H. Muhammad Syaleh Hambali” disingkat “UNU T.G.H. Muhammad Syaleh Hambali”. Nama tersebut yang tercantum pada Laporan Borang terakhir ke Dikti Kemdikbud.

Di dalam beberapa kali pertemuan/rapat tersebut juga dihasilkan bentuk logo/lambang UNU dengan gambar dan tulisan memiliki makna sebagai berikut:

  1. Lingkaran membentuk lima sudut melambangkan rukun Islam dan Pancasila.
  2. Lambang NU menunjukkan bahwa UNU didirikan untuk mewujudkan visi dan misi NU.
  3. Arsitektur daerah menunjukkan identitas daerah.
  4. Tulisan UNU merupakan singkatan dari Universitas Nahdlatul Ulama.
  5. Warna hijau melambangkan kedamaian dan kemakmuran.
  6. Warna dasar putih melambangkan kesucian dan ketulusan.

Pada tanggal 25 Maret 2013, beberapa Tim Pendirian UNU mengadakan komunikasi dengan pihak Dikti melalui Pak Lukman Hakim dengan BU Aulia (Bagian perijinan pendirian PTS Kemdikbud). Hasil pertmuan tersebut didapatkan beberapa catatan untuk UNU yang akan segera dilengkapi, dantaranya :

  1. Merevisi Proyeksi Cash Flow dengan mempertimbangkan dan menyertakan hal-hal pendukung yang lain.
  2. Penerimaan dilampiri dengan data pendukung, misalnya asumsi jumlah mahasiswa dan tarif SPP, Data pendukung disajikan dalam bentuk tabel.
  3. Penerimaan harus sesuai dengan analisis demand minat mahasiswa, tarif biaya pendidikan dan daya serap lulusan di dunia kerja.
  4. Pengeluaran harus rinci untuk setiap jenis biaya, misalnya biaya operasional dirinci lebih lanjut menurut komponen utamanya.
  5. Pengeluaran dilampiri dengan data pendukung, misalnya honor dosen didukung dengan jumlah dan tarif dosen, data disajikan dalam bentuk tabel.
  6. Agar dasar asumsi kenaikan biaya operasional yang sesuai dengan kenaikan aktivitas seiring dengan peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun ketahun.
  7. Selain dibuat untuk program studi, Proyeksi Cash Flow juga dibuat untuk univaersitas (sebagai gabungan dari Proyeksi Cash Flow Program Studi).
  8. Agar membuat perencanaan investasi awal dan tambahan yang sesuai dengan rencana pengembangan sarana dan prasarana (fisik) sesuai dengan jadwal waktu yang diperhitungkan. Biaya investasi tersebut agar dimasukkan dalam proyeksi Cash Flow selama 5 tahun.
  9. Agar yayasan membuat surat pernyataan di atas meterai secukupnya yang menyatakan yayasan bersedia untuk menyediakan untuk menyediakan dana yang dibutuhkan selama 5 tahun pertama, apabila diperlukan, dilampiri berita acara rapat lengkap yayasan yang menyetujui kesediaan tersebut dan dilampiri dengan daftar hadir rapat.
  10. Membuktikan kemampuan keuangan yayasan dengan menyerahkan laporan keuangan yayasan (kalau bisa, sudah diaudit) untuk 3 (tiga) tahun terakhir, dilampiri dengan bukti saldo rekening bank.

Pada tanggal 12 September 2013, Tim Pendirian UNU diundang untuk presentasi UNU yang hasilnya adalah sebagia berikut :

  1. Pertemuan dengan Ketua Lembaga Perguruan Tinggi NU (Dr. KH. Nurrahmad) Pertemuan dengan ketua LPNU Pusat pada hari Sabtu, 14 Dzulhijjah 1434 H/ 19 Oktober 2013) di Hotel Lombok Plaza. Pertemuan ini merupakan pertemuan yang ke-36 bagi Tim Pendirian UNU yang dihadiri oleh Pengurus Wilayah NU NTB dan juga lembaga-lembaga otonom yang bernaung di bawah NU. Pertemuan pertama bagi Tim Pendirian UNU dengan ketua LPTNU ini mendapat respon yang positif, hal ini ditunjukkan dengan intennya komunikasi antara ketua LPTNU dengan PBNU serta lembaga terkait seperti pihak kementrian pendidikan. Dalam penjelasannya ketua LPTNU memberi gambaran bahwa terdapat 214 perguruan tinggi yang bernaung dibawah NU. Perguruan tinggi tersebut umumnya masih dalam bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dan Institut Agama Islam (IAI). Sedangkan dalam bentuk Universitas terdapat 20 universitas, diantaranya Universitas Wahid Hasyim Semarang. Maka sesuai dengan program kerja PBNU bahwa pada periode ini setidaknya akan dibentuk 15 an Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), maka PWNU NTB berkomitmen untuk mendirikan Universitas di wilayah Nusa Tenggara Barat.
  2. Pertemuan dengan Dr. A. Hanief (Salah satu pengurus PBNU) Pertemuan dengan Dr. A. Hanief ini merupakan pertemuan yang ke 37 bagi Tim Pendirian UNU, di Aula NU. Pertemuan ini sesungguhnya tindak lanjut dari komunikasi-komunikasi yang telah dibangun sebelumnya bahwa PBNU secara tegas mendukung lahirnya UNU di NTB. Persoalannya adalah bagaimana langkah-langkah selanjutnya agar UNU NTB secepatnya direalisasikan karena proses dan prosedur telah dijalankan. Direalisasikan maksudnya adalah setelah kelengkapan berkas yang diminta pihak DIKTI telah disempurnakan maka pihak tim tinggal menunggu visitasi. Pertemuan ini juga membahas strategi menghadapi/menerima TIM Visitasi, diantaranya adalah:
    1. Identifikasi jumlah penduduk di NTB.
    2. Identifikasi jumlah warga Nahdlyiin.
    3. Identifikasi jumlah pondok pesantren yang berada di bawah naungan NU (ini menjadi daya dukung UNU).
    4. Persiapan pelayanan (Manajemen ) UNU.

Pertemuan ini juga mengharapkan ketika visitasi UNU terlaksana ada pihak pejabat pemerintah provinsi (seperti Gubernur, Wakil Gubernur atau Bupati, Wakil Bupati) yang siap menjamin keberlangsungan UNU kedepan.

Tim Pendirian UNU dengan keihlasan dan istiqamah merancang berdirinya UNU dari tahun 2012 sampai dengan 2014, Alhamdulillah kami mendapatkan SK Izin Pendirian UNU NTB berupa salinan hardcopy dan softcopy pada tanggal 27 Oktober 2014. SK Ijin Pendirian tersebut dengan Nomor 559/E/O/2014, tanggal 17 Oktober 2014, ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia anb. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (DJOKO SANTOSO). Pada SK tersebut tercantum nama universitas dengan nama “Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat” dan program studi yang diterima ada 10 (sepuluh) yaitu :

  1. Program studi S1 Teknik Lingkungan
  2. Program studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
  3. Program studi S1 Sistem Informasi (S1)
  4. Program studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
  5. Program studi S1 Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Pensendratasik)
  6. Program studi S1 Perbankan Syariah diubah menjadi Ekonomi Islam
  7. Program studi S1 Pendidikan Sosiologi
  8. Program studi S1 Farmasi
  9. Program studi S1 Ilmu Gizi
  10. Program studi D3 Rekam Medik.

Diakhir cerita diresmikan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat pada hari Satu, tanggal 6 Desember 2014 bertepatan tanggal 13 bulang Shafar 1436 H. Bertempat di Kantor Sekretaris PWNU Propinsi NTB atau Yayasan Al-Marif (sebagai kampus utama) yang dihadiri oleh tokoh masyarakt, tokoh ulama, pejabat Kota/Kabupaten, Gubernur,  anggota dewan DPRD Kota/Kabupaten, DPR Propinsi NTB dan sebagainya. Diacara peresmian tersebut dilaksanakan penyerahan SK Izin Pendirian yang asli oleh Dr. A. Hanief kepada Ketua PWNU NTB TGH. Ahmad Taqiuddin Mansur, M.Pd.I. dan kemudian UNU NTB diresmikan oleh KH. Said Aqil (Ketua Umum PBNU) dengan peletakan batu pertama serta menandatangani.

Mahasiswa
0%

ADDRESS

Jln. Pendidikan No. 06 Mataram,
NTB, 53125

PHONE

0819-1745-2129

FAX

(0370) 637637

EMAIL

unu.ntb@gmail.com