7 Manfaat Daun Stevia yang Wajib Kamu Ketahui

Jumat, 29 Agustus 2025 oleh journal

Ekstrak dari tanaman Stevia rebaudiana telah lama dikenal sebagai pemanis alami. Bagian tumbuhan ini, terutama yang berasal dari dedaunan, diyakini memiliki berbagai potensi kegunaan bagi kesehatan. Penggunaan bahan ini dikaitkan dengan upaya mengelola kadar gula darah dan memberikan alternatif pengganti gula bagi individu yang memperhatikan asupan kalori.

"Sebagai seorang dokter, saya melihat potensi pemanis alami dari Stevia rebaudiana sebagai alternatif yang menjanjikan, terutama bagi pasien yang perlu mengontrol asupan gula mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaannya harus tetap terkontrol dan terintegrasi dengan pola makan yang sehat secara keseluruhan," ujar Dr. Amelia Rahayu, seorang ahli gizi klinis.

7 Manfaat Daun Stevia yang Wajib Kamu Ketahui

- Dr. Amelia Rahayu, Ahli Gizi Klinis

Pemanis alami yang diekstrak dari tanaman ini menarik perhatian karena senyawa aktifnya, terutama steviol glikosida. Senyawa-senyawa ini memberikan rasa manis tanpa kontribusi kalori signifikan. Studi menunjukkan bahwa konsumsi terkontrol dapat membantu menjaga kadar gula darah stabil, menjadikannya pilihan menarik bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengurangi asupan gula. Selain itu, beberapa penelitian awal mengindikasikan potensi manfaat antioksidan dan anti-inflamasi. Dosis yang direkomendasikan bervariasi, tetapi penting untuk mematuhi anjuran konsumsi yang aman dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk memastikan kesesuaian dengan kondisi individu.

daun stevia manfaat

Ekstrak Stevia rebaudiana menawarkan sejumlah manfaat potensial, menjadikannya alternatif yang menarik bagi pemanis konvensional. Berikut adalah beberapa kegunaan utama yang perlu dipertimbangkan:

  • Pengatur gula darah
  • Alternatif rendah kalori
  • Potensi antioksidan
  • Tidak memengaruhi berat badan
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mencegah diabetes
  • Kesehatan jantung

Berbagai kegunaan yang tertera di atas, terutama terkait pengelolaan kadar gula darah, menjadikan ekstrak Stevia rebaudiana relevan bagi individu dengan diabetes atau yang berisiko terkena penyakit tersebut. Sebagai contoh, penggunaan sebagai pengganti gula dalam minuman atau makanan dapat membantu mengurangi lonjakan glukosa setelah makan. Selain itu, potensi antioksidan dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap kerusakan sel akibat radikal bebas, berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan.

Pengatur gula darah

Pengelolaan kadar glukosa dalam darah merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan metabolik. Pemanis alami dari Stevia rebaudiana menunjukkan potensi signifikan dalam mendukung stabilisasi kadar gula darah, menjadikannya area penelitian dan aplikasi yang relevan.

  • Pengganti Gula Konvensional

    Senyawa steviol glikosida yang terdapat dalam ekstrak Stevia rebaudiana memberikan rasa manis tanpa kontribusi kalori yang signifikan. Sebagai pengganti gula pasir atau pemanis buatan, ekstrak ini tidak menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah setelah konsumsi, sehingga lebih aman bagi penderita diabetes atau mereka yang rentan terhadap resistensi insulin.

  • Stimulasi Sekresi Insulin

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa steviol glikosida dapat merangsang sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Peningkatan kadar insulin membantu memfasilitasi penyerapan glukosa dari darah ke dalam sel, sehingga menurunkan kadar glukosa darah.

  • Peningkatan Sensitivitas Insulin

    Selain stimulasi sekresi insulin, ekstrak Stevia rebaudiana berpotensi meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Hal ini berarti sel-sel tubuh lebih responsif terhadap insulin, sehingga membutuhkan lebih sedikit insulin untuk memproses glukosa.

  • Pengurangan A1C (Hemoglobin Terglikasi)

    A1C merupakan indikator kontrol gula darah jangka panjang. Studi klinis menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak Stevia rebaudiana secara teratur dapat membantu menurunkan kadar A1C pada penderita diabetes tipe 2, menandakan kontrol gula darah yang lebih baik dalam periode waktu yang lebih lama.

  • Efek pada Metabolisme Glukosa Hati

    Hati memainkan peran penting dalam regulasi glukosa darah. Penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak Stevia rebaudiana dapat memengaruhi metabolisme glukosa di hati, membantu mengurangi produksi glukosa oleh hati dan meningkatkan penyimpanannya dalam bentuk glikogen.

  • Interaksi dengan Mikrobiota Usus

    Mikrobiota usus, yaitu komunitas mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan, memiliki pengaruh signifikan terhadap metabolisme glukosa. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa steviol glikosida dapat memengaruhi komposisi dan fungsi mikrobiota usus, yang pada gilirannya dapat memengaruhi regulasi gula darah.

Kemampuan ekstrak Stevia rebaudiana dalam memengaruhi berbagai aspek regulasi glukosa darah menunjukkan potensi manfaatnya sebagai bagian dari strategi pengelolaan diabetes dan pencegahan resistensi insulin. Penting untuk dicatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami mekanisme kerja dan efektivitas jangka panjangnya, serta untuk menentukan dosis optimal dan memastikan keamanan konsumsi pada berbagai populasi.

Alternatif rendah kalori

Pemanis yang diekstrak dari Stevia rebaudiana menawarkan keunggulan signifikan sebagai alternatif rendah kalori dibandingkan gula konvensional. Senyawa-senyawa dalam ekstrak ini memberikan rasa manis yang intens tanpa kontribusi kalori yang berarti. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi individu yang berupaya mengurangi asupan kalori harian mereka, baik untuk tujuan pengendalian berat badan maupun pengelolaan kondisi medis tertentu seperti diabetes. Dengan mengganti gula tebu atau pemanis tinggi kalori lainnya dengan ekstrak Stevia rebaudiana, seseorang dapat menikmati rasa manis tanpa meningkatkan asupan energi secara signifikan. Karakteristik ini mendukung upaya menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk penurunan berat badan atau mempertahankan berat badan yang sehat. Selain itu, karena tidak memengaruhi kadar glukosa darah secara signifikan, ekstrak ini cocok untuk individu yang perlu memantau dan mengontrol asupan karbohidrat dan gula mereka. Dengan demikian, ia berperan penting dalam mendukung gaya hidup sehat dan pengelolaan diet yang efektif.

Potensi Antioksidan

Kandungan antioksidan dalam ekstrak Stevia rebaudiana menjadi area penelitian yang menjanjikan. Senyawa-senyawa ini berperan dalam menetralkan radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan berkontribusi pada berbagai penyakit kronis. Potensi antioksidan ini menambah nilai fungsional dari pemanis alami tersebut, melampaui sekadar pengganti gula.

  • Senyawa Fenolik

    Ekstrak Stevia rebaudiana mengandung berbagai senyawa fenolik, seperti flavonoid dan asam fenolat. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Mereka bekerja dengan menyumbangkan elektron ke radikal bebas, menstabilkannya dan mencegahnya merusak sel-sel tubuh. Sebagai contoh, asam klorogenat, salah satu asam fenolat yang ditemukan dalam ekstrak ini, telah terbukti melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh stres lingkungan dan proses metabolisme.

  • Perlindungan Terhadap Stres Oksidatif

    Stres oksidatif terjadi ketika produksi radikal bebas melebihi kemampuan tubuh untuk menetralkannya. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan DNA, protein, dan lipid, meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan penyakit neurodegeneratif. Antioksidan dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat membantu mengurangi stres oksidatif dengan menetralkan radikal bebas dan melindungi sel-sel dari kerusakan.

  • Efek Anti-inflamasi

    Peradangan kronis seringkali terkait dengan stres oksidatif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa antioksidan dalam ekstrak Stevia rebaudiana juga memiliki efek anti-inflamasi. Dengan mengurangi peradangan, senyawa-senyawa ini dapat membantu mencegah atau meredakan berbagai penyakit kronis.

  • Dukungan Kesehatan Jantung

    Radikal bebas dan stres oksidatif memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit jantung. Antioksidan dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat membantu melindungi jantung dengan mengurangi stres oksidatif, mencegah oksidasi kolesterol LDL (kolesterol "jahat"), dan meningkatkan fungsi endotel (lapisan dalam pembuluh darah).

Meskipun potensi antioksidan dari ekstrak Stevia rebaudiana menjanjikan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami mekanisme kerja dan efektivitasnya dalam melindungi terhadap penyakit kronis. Namun, keberadaan senyawa-senyawa antioksidan ini menambah dimensi penting pada profil manfaat ekstrak ini, menjadikannya lebih dari sekadar pemanis rendah kalori.

Tidak memengaruhi berat badan

Ekstrak dari tanaman Stevia rebaudiana memiliki kaitan erat dengan pengelolaan berat badan karena karakteristiknya yang unik sebagai pemanis alami. Faktor utama yang mendasari hubungan ini adalah kandungan kalorinya yang sangat rendah. Berbeda dengan gula pasir atau pemanis berbasis sukrosa lainnya yang memberikan kontribusi kalori signifikan, senyawa steviol glikosida dalam ekstrak Stevia rebaudiana memberikan rasa manis tanpa menambah asupan energi. Dengan demikian, individu dapat menikmati rasa manis dalam makanan dan minuman tanpa khawatir akan peningkatan berat badan akibat konsumsi kalori berlebih. Penggunaan ekstrak ini sebagai pengganti gula dapat membantu menciptakan defisit kalori, yang esensial untuk penurunan berat badan atau mempertahankan berat badan ideal. Selain itu, karena tidak memicu lonjakan kadar gula darah, ekstrak ini tidak merangsang pelepasan insulin secara berlebihan. Kondisi ini penting karena kadar insulin yang tinggi dapat mendorong penyimpanan lemak. Dengan demikian, konsumsi ekstrak Stevia rebaudiana dapat mendukung metabolisme yang lebih efisien dan membantu mencegah akumulasi lemak berlebih dalam tubuh, sehingga berkontribusi pada pengelolaan berat badan yang lebih baik.

Menurunkan tekanan darah

Beberapa penelitian awal menunjukkan adanya potensi hubungan antara konsumsi ekstrak dari tanaman Stevia rebaudiana dan penurunan tekanan darah. Mekanisme yang mendasari efek ini masih dalam tahap penelitian, tetapi beberapa teori diajukan untuk menjelaskan fenomena ini. Salah satu teori melibatkan efek diuretik ringan dari senyawa-senyawa tertentu yang terdapat dalam ekstrak tersebut. Diuretik membantu tubuh membuang kelebihan natrium dan air melalui urin, yang dapat mengurangi volume darah dan menurunkan tekanan pada dinding arteri. Teori lain berfokus pada potensi efek relaksasi pembuluh darah. Beberapa studi in vitro (di laboratorium) menunjukkan bahwa senyawa dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat merangsang produksi oksida nitrat (NO), molekul yang berperan penting dalam melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Peningkatan aliran darah dan pelebaran pembuluh darah ini dapat berkontribusi pada penurunan tekanan darah. Penting untuk dicatat bahwa hasil penelitian mengenai efek ekstrak Stevia rebaudiana pada tekanan darah masih beragam. Beberapa studi menunjukkan efek positif yang signifikan, sementara yang lain tidak menemukan efek yang berarti. Faktor-faktor seperti dosis, durasi konsumsi, dan karakteristik individu (misalnya, usia, kondisi kesehatan yang mendasari) dapat memengaruhi hasil penelitian. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih ketat dan melibatkan populasi yang lebih besar untuk mengkonfirmasi efek ekstrak Stevia rebaudiana pada tekanan darah dan menentukan dosis optimal serta keamanan penggunaannya sebagai bagian dari strategi pengelolaan hipertensi. Individu dengan tekanan darah tinggi sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ekstrak Stevia rebaudiana sebagai bagian dari rencana perawatan mereka.

Mencegah diabetes

Potensi pencegahan diabetes menjadi salah satu pertimbangan utama terkait pemanfaatan ekstrak Stevia rebaudiana. Kemampuannya dalam memengaruhi berbagai aspek metabolisme glukosa memberikan dasar bagi strategi pencegahan diabetes, terutama bagi individu dengan faktor risiko.

  • Substitusi Pemanis Konvensional

    Penggantian gula pasir dan pemanis tinggi kalori lainnya dengan ekstrak Stevia rebaudiana secara signifikan mengurangi asupan kalori dan beban glikemik. Langkah ini membantu mencegah lonjakan kadar glukosa darah yang berulang, faktor pemicu resistensi insulin dan perkembangan diabetes tipe 2. Penerapan dalam minuman, makanan olahan, dan resep rumahan dapat meminimalkan paparan terhadap gula berlebih.

  • Regulasi Sensitivitas Insulin

    Beberapa studi menunjukkan bahwa senyawa dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Peningkatan sensitivitas ini memungkinkan sel-sel tubuh merespons insulin secara lebih efektif, membutuhkan lebih sedikit insulin untuk memproses glukosa. Kondisi ini membantu mencegah pankreas bekerja terlalu keras dan mengurangi risiko kelelahan sel beta pankreas yang menghasilkan insulin, yang sering terjadi pada diabetes tipe 2.

  • Pengaruh pada Mikrobiota Usus

    Mikrobiota usus memainkan peran penting dalam regulasi metabolisme glukosa. Ekstrak Stevia rebaudiana dapat memodulasi komposisi dan fungsi mikrobiota usus, mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan yang berkontribusi pada kontrol gula darah yang lebih baik. Keseimbangan mikrobiota usus yang sehat dapat membantu mencegah resistensi insulin dan peradangan kronis, faktor-faktor yang terkait dengan perkembangan diabetes.

  • Pengelolaan Berat Badan

    Obesitas merupakan faktor risiko utama diabetes tipe 2. Ekstrak Stevia rebaudiana, sebagai pemanis rendah kalori, dapat membantu dalam pengelolaan berat badan. Dengan mengganti gula konvensional, individu dapat mengurangi asupan kalori tanpa mengorbankan rasa manis, mendukung upaya penurunan atau pemeliharaan berat badan yang sehat. Pengelolaan berat badan yang efektif dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko diabetes.

  • Efek Antioksidan dan Anti-inflamasi

    Stres oksidatif dan peradangan kronis berkontribusi pada perkembangan resistensi insulin dan kerusakan sel beta pankreas. Senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang terdapat dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan. Efek perlindungan ini dapat membantu mencegah kerusakan pankreas dan mempertahankan fungsi insulin yang optimal.

Meskipun potensi pencegahan diabetes dari ekstrak Stevia rebaudiana menjanjikan, penting untuk diingat bahwa pencegahan diabetes melibatkan pendekatan holistik yang mencakup pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan pemantauan kadar glukosa darah. Penggunaan ekstrak Stevia rebaudiana sebaiknya menjadi bagian dari strategi pencegahan yang komprehensif dan terintegrasi dengan konsultasi profesional kesehatan.

Kesehatan jantung

Ekstrak dari Stevia rebaudiana menunjukkan potensi untuk berkontribusi pada kesehatan jantung melalui beberapa mekanisme yang saling terkait. Pertama, kemampuannya sebagai pengganti gula rendah kalori secara tidak langsung mendukung kesehatan jantung dengan membantu mengendalikan berat badan dan mencegah obesitas, yang merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Obesitas seringkali dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol LDL ("jahat"), trigliserida, dan tekanan darah, serta penurunan kadar kolesterol HDL ("baik"), yang semuanya merugikan kesehatan jantung. Dengan mengganti gula konvensional dengan ekstrak ini, individu dapat mengurangi asupan kalori tanpa mengorbankan rasa manis, membantu menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk penurunan atau pemeliharaan berat badan yang sehat. Kedua, beberapa penelitian awal mengindikasikan bahwa senyawa-senyawa tertentu yang terdapat dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Meskipun mekanisme pastinya masih diteliti, beberapa teori menyebutkan efek diuretik ringan dan potensi efek relaksasi pembuluh darah sebagai kontributor terhadap penurunan tekanan darah. Ketiga, kandungan antioksidan dalam ekstrak Stevia rebaudiana dapat memberikan perlindungan terhadap kerusakan oksidatif pada sel-sel jantung dan pembuluh darah. Radikal bebas, molekul tidak stabil yang dihasilkan selama metabolisme normal dan akibat paparan lingkungan, dapat merusak sel dan berkontribusi pada perkembangan aterosklerosis (pengerasan arteri). Antioksidan membantu menetralkan radikal bebas dan mencegah kerusakan ini, sehingga berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung. Keempat, beberapa penelitian menunjukan bahwa konsumsi tanaman ini tidak meningkatkan kadar kolesterol didalam tubuh, sehingga dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.

Meskipun potensi manfaatnya menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami efek ekstrak Stevia rebaudiana terhadap kesehatan jantung. Hasil penelitian yang ada masih beragam, dan faktor-faktor seperti dosis, durasi konsumsi, dan karakteristik individu dapat memengaruhi hasilnya. Oleh karena itu, individu dengan masalah jantung atau faktor risiko penyakit jantung sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ekstrak Stevia rebaudiana sebagai bagian dari strategi perawatan mereka.

Tips Pemanfaatan Pemanis Alami dari Stevia rebaudiana

Pemanis alami yang diekstrak dari Stevia rebaudiana menawarkan alternatif yang menarik bagi gula konvensional. Pemanfaatan yang tepat dapat memaksimalkan potensi manfaatnya.

Tip 1: Perhatikan Sumber Produk
Pilih produk ekstrak Stevia rebaudiana dari produsen terpercaya yang memiliki standar kualitas yang jelas. Periksa sertifikasi dan informasi komposisi untuk memastikan kemurnian dan menghindari tambahan bahan yang tidak diinginkan.

Tip 2: Mulai dengan Dosis Rendah
Rasa manis yang dihasilkan oleh steviol glikosida jauh lebih intens daripada gula pasir. Mulailah dengan jumlah yang sangat kecil, lalu sesuaikan sesuai selera. Penggunaan berlebihan dapat menghasilkan rasa pahit yang tidak diinginkan.

Tip 3: Integrasikan ke dalam Pola Makan Seimbang
Pemanfaatan Stevia rebaudiana sebaiknya menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Jangan bergantung pada pemanis ini sebagai solusi tunggal untuk masalah kesehatan. Prioritaskan asupan makanan bergizi dan aktivitas fisik teratur.

Tip 4: Perhatikan Interaksi dengan Obat-obatan
Jika sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, terutama yang berkaitan dengan tekanan darah atau kadar gula darah, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan ekstrak Stevia rebaudiana secara rutin. Pemanis ini dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat.

Tip 5: Gunakan dalam Berbagai Aplikasi Kuliner
Ekstrak Stevia rebaudiana dapat digunakan dalam berbagai jenis makanan dan minuman, mulai dari teh dan kopi hingga kue dan makanan penutup. Eksperimen dengan berbagai resep untuk menemukan cara terbaik dalam mengintegrasikannya ke dalam masakan sehari-hari. Perhatikan bahwa beberapa formulasi mungkin memerlukan penyesuaian resep karena perbedaan sifat fisik dengan gula pasir.

Tip 6: Pantau Respon Tubuh
Setiap individu dapat merespons ekstrak Stevia rebaudiana secara berbeda. Perhatikan bagaimana tubuh bereaksi setelah mengonsumsi pemanis ini. Jika mengalami efek samping yang tidak diinginkan, seperti gangguan pencernaan atau reaksi alergi, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.

Pemanfaatan yang bijak dari pemanis alami yang diekstrak dari tanaman Stevia rebaudiana dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Perhatikan kualitas produk, dosis, dan integrasinya ke dalam pola makan seimbang untuk memaksimalkan potensi manfaatnya.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Penggunaan ekstrak Stevia rebaudiana sebagai pemanis alternatif telah menarik perhatian para peneliti dan profesional kesehatan. Sejumlah studi kasus dan penelitian klinis telah dilakukan untuk mengevaluasi efeknya terhadap berbagai parameter kesehatan, termasuk kontrol glikemik, tekanan darah, dan berat badan. Studi-studi ini memberikan wawasan berharga mengenai potensi manfaat dan batasan penggunaan pemanis alami ini.

Beberapa penelitian menyoroti efek positif ekstrak Stevia rebaudiana pada kontrol glikemik pada individu dengan diabetes tipe 2. Studi-studi ini menunjukkan bahwa penggantian gula konvensional dengan pemanis dari tanaman ini dapat membantu mengurangi kadar glukosa darah puasa dan hemoglobin A1c (HbA1c), yang merupakan indikator kontrol glikemik jangka panjang. Selain itu, beberapa studi mengindikasikan bahwa ekstrak Stevia rebaudiana dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting untuk regulasi glukosa darah yang efektif. Namun, penting untuk dicatat bahwa hasil penelitian ini tidak selalu konsisten, dan beberapa studi tidak menemukan efek signifikan pada kontrol glikemik.

Selain efeknya pada kontrol glikemik, beberapa penelitian juga meneliti potensi efek ekstrak Stevia rebaudiana pada tekanan darah. Hasil penelitian ini juga beragam, dengan beberapa studi menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada individu dengan hipertensi, sementara studi lain tidak menemukan efek yang berarti. Perbedaan dalam hasil penelitian ini mungkin disebabkan oleh variasi dalam dosis, durasi konsumsi, dan karakteristik populasi studi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi efek ekstrak Stevia rebaudiana pada tekanan darah dan menentukan dosis optimal untuk efek antihipertensi.

Meskipun studi kasus dan penelitian klinis memberikan bukti yang menjanjikan mengenai potensi manfaat ekstrak Stevia rebaudiana, penting untuk menafsirkan bukti ini dengan hati-hati. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih ketat dan melibatkan populasi yang lebih besar untuk mengkonfirmasi efeknya terhadap berbagai parameter kesehatan dan untuk menentukan keamanan jangka panjang penggunaannya. Individu yang mempertimbangkan untuk menggunakan ekstrak Stevia rebaudiana sebagai pemanis alternatif sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk membahas potensi manfaat dan risikonya, serta untuk memastikan bahwa penggunaannya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan mereka.