Intip 7 Manfaat Daun Sambiloto, yang Jarang Diketahui
Jumat, 22 Agustus 2025 oleh journal
Tumbuhan herba ini dikenal luas di Indonesia dan Asia Tenggara. Bagian daunnya, yang memiliki rasa pahit, sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Kandungan senyawa aktif di dalamnya diyakini memberikan dampak positif bagi kesehatan, meliputi potensi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan imunomodulator. Penggunaan ekstraknya secara empiris telah dilakukan untuk mengatasi berbagai keluhan, mulai dari gangguan pencernaan hingga membantu meredakan gejala penyakit tertentu.
"Penggunaan tanaman pahit ini sebagai terapi komplementer perlu didukung dengan riset klinis yang lebih mendalam. Meskipun berbagai penelitian in vitro dan in vivo menunjukkan potensi yang menjanjikan, efektivitas dan keamanannya pada manusia masih memerlukan validasi lebih lanjut. Konsultasi dengan tenaga medis profesional tetap menjadi prioritas sebelum mengonsumsi herbal ini, terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang sedang menjalani pengobatan lain," ujar Dr. Amelia Hartono, seorang ahli herbalogi klinis.
- Dr. Amelia Hartono, Ahli Herbalogi Klinis
Meskipun demikian, popularitas tanaman ini dalam pengobatan tradisional tidak bisa diabaikan. Kandungan senyawa aktif seperti andrographolide diyakini memiliki peran penting dalam memberikan efek positif.
Andrographolide, senyawa diterpenoid lakton utama yang terkandung di dalamnya, telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan imunomodulator. Sifat anti-inflamasinya dapat membantu meredakan peradangan pada berbagai kondisi, sementara aktivitas antioksidannya membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sebagai imunomodulator, senyawa ini berpotensi membantu meningkatkan respons imun tubuh. Secara tradisional, ekstrak tanaman ini digunakan dalam bentuk rebusan, kapsul, atau tablet. Namun, dosis dan cara penggunaan yang tepat perlu diperhatikan. Umumnya, konsumsi jangka pendek dengan dosis yang sesuai anjuran lebih disarankan. Perlu diingat, efek samping seperti gangguan pencernaan ringan mungkin terjadi pada beberapa individu. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau ahli herbal yang kompeten sangat dianjurkan sebelum memulai konsumsi secara rutin.
Manfaat Daun Sambiloto
Daun sambiloto, dikenal karena rasa pahitnya, menyimpan potensi khasiat yang beragam. Berikut adalah tujuh manfaat esensial yang menjadikannya bernilai dalam konteks kesehatan:
- Anti-inflamasi
- Antioksidan kuat
- Imunomodulator alami
- Menurunkan gula darah
- Melindungi fungsi hati
- Meredakan demam
- Antibakteri potensial
Manfaat-manfaat tersebut bersumber dari senyawa aktif di dalam daun sambiloto, terutama andrographolide. Sebagai contoh, sifat anti-inflamasinya dapat membantu meredakan peradangan pada sendi, sementara aktivitas antioksidannya melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kemampuannya sebagai imunomodulator berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh. Walaupun menjanjikan, penggunaan daun sambiloto perlu dipertimbangkan dengan bijak dan sebaiknya dikonsultasikan dengan profesional kesehatan.
Anti-inflamasi
Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi. Namun, peradangan kronis dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Potensi meredakan peradangan menjadi salah satu aspek penting dari khasiat tanaman herba yang berasal dari Asia Tenggara ini.
- Penghambatan Produksi Mediator Inflamasi
Senyawa aktif di dalamnya, terutama andrographolide, memiliki kemampuan untuk menghambat produksi mediator inflamasi seperti sitokin dan prostaglandin. Penghambatan ini dapat mengurangi respons peradangan pada tingkat seluler, membantu meredakan gejala yang terkait dengan kondisi inflamasi.
- Efek pada Kondisi Peradangan Kronis
Penelitian menunjukkan potensi dalam membantu meringankan gejala penyakit inflamasi kronis, seperti arthritis. Kemampuannya mengurangi peradangan pada sendi dapat membantu meningkatkan mobilitas dan mengurangi rasa sakit.
- Peran dalam Pemulihan Cedera
Sifat anti-inflamasi dapat berperan dalam mempercepat proses pemulihan setelah cedera. Mengurangi peradangan di sekitar area yang terluka dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit.
- Potensi dalam Mengatasi Inflamasi Saluran Pencernaan
Secara tradisional, digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan yang disebabkan oleh peradangan pada saluran pencernaan. Efek anti-inflamasinya dapat membantu menenangkan lapisan saluran pencernaan yang meradang.
- Interaksi dengan Sistem Kekebalan Tubuh
Meskipun memiliki efek anti-inflamasi, penting untuk dicatat bahwa senyawa aktif di dalamnya juga dapat memodulasi sistem kekebalan tubuh. Interaksi ini kompleks dan memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dipahami sepenuhnya.
- Pertimbangan dalam Penggunaan Jangka Panjang
Meskipun menjanjikan, penggunaan jangka panjang dengan tujuan meredakan peradangan memerlukan pertimbangan yang cermat. Konsultasi dengan profesional kesehatan penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaan, terutama bagi individu dengan kondisi medis yang sudah ada.
Dengan demikian, potensi anti-inflamasi memberikan kontribusi signifikan terhadap profil khasiat tanaman ini. Kemampuannya dalam menekan respons peradangan menawarkan harapan dalam mengatasi berbagai kondisi kesehatan, meskipun penelitian lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaannya.
Antioksidan Kuat
Kemampuan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas merupakan aspek krusial dalam khasiat tanaman herba ini. Aktivitas antioksidan berperan penting dalam memelihara kesehatan secara keseluruhan dan mencegah berbagai penyakit kronis.
- Penangkal Radikal Bebas
Senyawa aktif di dalamnya, termasuk andrographolide, bekerja sebagai penangkal radikal bebas yang efektif. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu stres oksidatif. Aktivitas antioksidan membantu menetralkan radikal bebas, mencegah kerusakan sel, dan mengurangi risiko penyakit degeneratif.
- Perlindungan Terhadap Kerusakan Seluler
Stres oksidatif, yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan, dapat menyebabkan kerusakan pada DNA, protein, dan lipid dalam sel. Kandungan antioksidan membantu melindungi struktur seluler ini dari kerusakan, menjaga fungsi sel yang optimal.
- Dukungan untuk Kesehatan Jantung
Aktivitas antioksidan berkontribusi pada kesehatan jantung dengan mencegah oksidasi kolesterol LDL (kolesterol "jahat"). Oksidasi LDL dapat memicu pembentukan plak di arteri, meningkatkan risiko penyakit jantung. Perlindungan antioksidan membantu menjaga arteri tetap sehat dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
- Potensi Anti-Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan potensi antioksidan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Radikal bebas seringkali terlibat dalam perkembangan kanker, dan aktivitas antioksidan dapat membantu mencegah kerusakan DNA yang mengarah pada pembentukan sel kanker. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, potensi ini menjanjikan dalam konteks pencegahan dan pengobatan kanker.
Dengan demikian, peran sebagai sumber antioksidan yang kuat memberikan kontribusi signifikan terhadap profil khasiatnya. Kemampuannya dalam menetralkan radikal bebas dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif menjadikannya relevan dalam upaya memelihara kesehatan dan mencegah berbagai penyakit kronis. Efek ini memperkuat posisinya dalam pengobatan tradisional dan membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut mengenai aplikasi klinisnya.
Imunomodulator alami
Kemampuan memodulasi sistem kekebalan tubuh merupakan salah satu aspek penting dari khasiat tanaman herba ini. Sistem kekebalan tubuh yang seimbang sangat penting untuk melawan infeksi dan mencegah penyakit autoimun. Tanaman ini menunjukkan potensi untuk membantu mengatur respons imun tubuh secara alami.
- Pengaturan Aktivitas Sel Imun
Senyawa aktif di dalamnya, seperti andrographolide, dapat mempengaruhi aktivitas berbagai sel imun, termasuk sel T, sel B, dan sel NK (Natural Killer). Pengaturan ini dapat membantu meningkatkan respons imun terhadap patogen atau menekan respons imun yang berlebihan yang dapat menyebabkan penyakit autoimun.
- Peningkatan Produksi Antibodi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini dapat meningkatkan produksi antibodi, protein yang membantu tubuh melawan infeksi. Peningkatan produksi antibodi dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengenali dan menetralkan patogen.
- Modulasi Respons Inflamasi
Sistem kekebalan tubuh seringkali memicu peradangan sebagai bagian dari respons terhadap infeksi atau cedera. Senyawa aktif di dalamnya dapat membantu memodulasi respons inflamasi ini, mencegah peradangan berlebihan yang dapat merusak jaringan.
- Potensi dalam Mengatasi Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri. Kemampuan memodulasi sistem kekebalan tubuh dapat memberikan manfaat dalam mengatasi penyakit autoimun, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
- Interaksi dengan Vaksin
Beberapa penelitian awal menunjukkan potensi dalam meningkatkan efektivitas vaksin. Kemampuan memodulasi sistem kekebalan tubuh dapat membantu meningkatkan respons imun terhadap vaksin, memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.
Dengan demikian, peran sebagai imunomodulator alami memberikan kontribusi signifikan terhadap profil khasiatnya. Kemampuannya dalam mengatur respons imun tubuh secara seimbang menjadikannya relevan dalam upaya meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit yang terkait dengan gangguan sistem kekebalan tubuh. Penggunaan yang bijak dan konsultasi dengan profesional kesehatan tetap menjadi kunci untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko.
Menurunkan Gula Darah
Pengelolaan kadar gula darah merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan, terutama bagi individu dengan diabetes atau risiko diabetes. Potensi tumbuhan herba ini dalam membantu menurunkan kadar gula darah menjadi salah satu khasiat yang menarik perhatian.
- Peningkatan Sensitivitas Insulin
Senyawa aktif di dalamnya diyakini dapat meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang membantu glukosa dari darah masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi. Peningkatan sensitivitas insulin memungkinkan sel untuk lebih efektif menggunakan glukosa, sehingga menurunkan kadar gula darah.
- Penghambatan Absorpsi Glukosa di Usus
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini dapat menghambat absorpsi glukosa di usus. Penghambatan ini mengurangi jumlah glukosa yang masuk ke dalam aliran darah setelah makan, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Stimulasi Sekresi Insulin
Meskipun mekanisme pastinya masih dalam penelitian, terdapat indikasi bahwa senyawa aktif di dalamnya dapat menstimulasi sekresi insulin dari pankreas. Peningkatan sekresi insulin dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan.
- Efek Sinergis dengan Obat Diabetes
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa dapat memberikan efek sinergis ketika dikombinasikan dengan obat diabetes konvensional. Efek sinergis ini dapat meningkatkan efektivitas obat diabetes dalam mengendalikan kadar gula darah. Namun, kombinasi ini harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter.
- Peran dalam Pencegahan Resistensi Insulin
Resistensi insulin adalah kondisi di mana sel-sel tubuh kurang responsif terhadap insulin. Potensi meningkatkan sensitivitas insulin dapat membantu mencegah perkembangan resistensi insulin, yang merupakan faktor risiko utama diabetes tipe 2.
Dengan demikian, potensi dalam membantu menurunkan kadar gula darah memberikan kontribusi signifikan terhadap profil khasiatnya. Mekanisme kerjanya yang beragam, mulai dari peningkatan sensitivitas insulin hingga penghambatan absorpsi glukosa, menjadikannya relevan dalam pengelolaan diabetes dan pencegahan resistensi insulin. Penggunaan sebagai terapi komplementer harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter, terutama bagi individu yang sedang menjalani pengobatan diabetes.
Melindungi fungsi hati
Organ hati memiliki peran vital dalam metabolisme, detoksifikasi, dan penyimpanan nutrisi. Kerusakan hati dapat berakibat serius bagi kesehatan secara keseluruhan. Ekstrak tanaman herba ini menunjukkan potensi dalam melindungi organ ini dari berbagai faktor yang dapat merusak fungsinya.
- Aktivitas Antioksidan dan Detoksifikasi
Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi sel-sel hati dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif. Selain itu, senyawa aktif di dalamnya dapat mendukung proses detoksifikasi hati, membantu membersihkan racun dan zat berbahaya dari tubuh.
- Pencegahan Perlemakan Hati
Perlemakan hati, atau steatosis hepatis, adalah kondisi di mana terjadi penumpukan lemak berlebihan di dalam sel-sel hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstraknya dapat membantu mencegah perlemakan hati dengan meningkatkan metabolisme lemak dan mengurangi penumpukan lemak di hati.
- Efek Hepatoprotektif Terhadap Obat-obatan Tertentu
Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kerusakan hati sebagai efek samping. Ekstrak tanaman ini menunjukkan potensi hepatoprotektif, yaitu melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu. Namun, penggunaan bersamaan dengan obat-obatan harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter.
- Pengurangan Peradangan Hati
Peradangan kronis pada hati dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dan sirosis. Sifat anti-inflamasi dapat membantu mengurangi peradangan pada hati, melindungi sel-sel hati dari kerusakan, dan mencegah perkembangan sirosis.
- Potensi dalam Mengatasi Hepatitis
Beberapa penelitian awal menunjukkan potensi dalam mengatasi hepatitis, yaitu peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, potensi ini menjanjikan dalam pengembangan terapi untuk hepatitis.
Meskipun demikian, perlu ditekankan bahwa penelitian mengenai efek perlindungan terhadap fungsi hati masih terbatas. Konsumsi dalam jangka panjang atau dosis tinggi harus dilakukan dengan hati-hati. Konsultasi dengan dokter atau ahli herbal yang kompeten sangat dianjurkan sebelum menggunakan herbal ini untuk tujuan perlindungan fungsi hati, terutama bagi individu dengan riwayat penyakit hati atau yang sedang mengonsumsi obat-obatan.
Meredakan Demam
Peningkatan suhu tubuh, atau demam, merupakan respons alami terhadap infeksi atau peradangan. Tumbuhan herba ini secara tradisional dimanfaatkan untuk membantu menurunkan suhu tubuh yang meningkat. Mekanisme kerjanya dalam meredakan demam melibatkan beberapa faktor. Senyawa aktif di dalamnya, terutama andrographolide, diyakini memiliki efek antipiretik, yaitu kemampuan untuk menurunkan suhu tubuh. Efek ini kemungkinan berkaitan dengan kemampuannya memengaruhi pusat pengaturan suhu di otak, sehingga membantu menstabilkan suhu tubuh ke tingkat normal.
Selain itu, sifat anti-inflamasi juga berkontribusi dalam meredakan demam. Demam seringkali disebabkan oleh peradangan akibat infeksi. Dengan mengurangi peradangan, dapat membantu menurunkan suhu tubuh. Ekstrak tanaman ini juga dapat membantu meningkatkan produksi keringat, yang merupakan mekanisme alami tubuh untuk mendinginkan diri. Penguapan keringat dari kulit membantu menurunkan suhu tubuh secara keseluruhan.
Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa meredakan demam hanyalah salah satu aspek dari penanganan infeksi atau penyakit yang mendasarinya. Jika demam tinggi atau berlangsung lama, penting untuk mencari pertolongan medis profesional. Penggunaan sebagai penurun panas sebaiknya dilakukan sebagai terapi komplementer dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis yang sesuai. Konsultasi dengan dokter atau ahli herbal yang kompeten sangat dianjurkan sebelum menggunakan herbal ini untuk mengatasi demam, terutama pada anak-anak, ibu hamil, atau individu dengan kondisi kesehatan tertentu.
Antibakteri potensial
Kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri merupakan area penelitian yang menjanjikan terkait dengan khasiat tanaman herba ini. Potensi antibakteri ini mengindikasikan peran penting dalam melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen.
- Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Patogen
Senyawa aktif di dalamnya, terutama andrographolide, menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap pertumbuhan berbagai jenis bakteri patogen, termasuk bakteri yang resisten terhadap antibiotik tertentu. Penghambatan ini dapat membantu mengendalikan infeksi bakteri dan mengurangi kebutuhan akan antibiotik.
- Mekanisme Aksi Antibakteri
Mekanisme aksi antibakteri melibatkan beberapa jalur, termasuk gangguan pada sintesis protein bakteri, perusakan membran sel bakteri, dan penghambatan pembentukan biofilm bakteri. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme ini penting untuk mengoptimalkan penggunaan sebagai agen antibakteri.
- Potensi dalam Mengatasi Infeksi Saluran Kemih
Beberapa penelitian in vitro menunjukkan potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK). ISK merupakan infeksi bakteri yang umum terjadi, dan dapat menjadi alternatif alami untuk pengobatan ISK.
- Efektivitas Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat
Aktivitas antibakteri juga berpotensi dalam mengatasi jerawat yang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan topikal ekstrak tanaman ini dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab jerawat.
- Pengembangan Agen Antibakteri Alami
Potensi antibakteri membuka jalan bagi pengembangan agen antibakteri alami yang lebih aman dan efektif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang paling efektif dan mengembangkan formulasi yang optimal.
Secara keseluruhan, potensi sebagai agen antibakteri berkontribusi pada spektrum khasiatnya. Kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen menjadikannya relevan dalam upaya melawan infeksi dan mengurangi ketergantungan pada antibiotik. Penelitian yang berkelanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi potensi ini sepenuhnya dan mengembangkan aplikasi klinis yang efektif.
Tips Pemanfaatan Herbal Pahit
Pemanfaatan tanaman ini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan memerlukan pemahaman yang baik agar potensi manfaatnya dapat dioptimalkan. Berikut adalah beberapa panduan penting yang perlu diperhatikan:
Tip 1: Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan
Sebelum mengonsumsi herbal ini, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu, sedang mengonsumsi obat-obatan lain, atau sedang hamil/menyusui, konsultasi dengan dokter atau ahli herbal yang kompeten sangat dianjurkan. Interaksi dengan obat-obatan lain atau kondisi kesehatan yang ada dapat memengaruhi efektivitas dan keamanan.
Tip 2: Perhatikan Dosis dan Cara Penggunaan
Dosis dan cara penggunaan yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan risiko efek samping. Ikuti anjuran dosis yang tertera pada produk atau rekomendasi dari profesional kesehatan. Umumnya, konsumsi jangka pendek dengan dosis yang sesuai anjuran lebih disarankan.
Tip 3: Pilih Produk yang Terpercaya
Pastikan memilih produk herbal yang berasal dari produsen terpercaya dan memiliki sertifikasi yang jelas. Periksa label produk dengan seksama untuk memastikan kandungan dan kualitasnya. Hindari produk yang tidak memiliki informasi yang jelas mengenai bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.
Tip 4: Perhatikan Efek Samping
Meskipun relatif aman, efek samping seperti gangguan pencernaan ringan mungkin terjadi pada beberapa individu. Jika mengalami efek samping yang tidak diinginkan, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
Tip 5: Kombinasikan dengan Gaya Hidup Sehat
Pemanfaatan herbal ini akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat, termasuk pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Gaya hidup sehat akan meningkatkan daya tahan tubuh dan memaksimalkan manfaat yang diperoleh dari herbal ini.
Tip 6: Perhatikan Reaksi Tubuh
Setiap individu dapat memberikan respons yang berbeda terhadap herbal ini. Perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi herbal ini. Jika merasa ada perubahan yang signifikan atau tidak nyaman, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
Pemanfaatan yang bijak dan bertanggung jawab, didukung dengan informasi yang akurat dan konsultasi dengan profesional kesehatan, akan membantu memaksimalkan potensi manfaat herbal ini dalam mendukung kesehatan.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengkaji efek farmakologis tumbuhan ini, terutama pada bagian daunnya. Studi in vitro dan in vivo menunjukkan potensi aktivitas biologis yang beragam. Salah satu fokus utama adalah kandungan andrographolide, senyawa diterpenoid lakton yang diyakini bertanggung jawab atas sebagian besar efek terapeutik. Penelitian mengenai efek anti-inflamasi, antioksidan, dan imunomodulator telah menghasilkan data yang menjanjikan, namun memerlukan validasi lebih lanjut melalui uji klinis pada manusia.
Beberapa studi kasus telah melaporkan penggunaan ekstrak tanaman ini dalam pengobatan tradisional untuk berbagai kondisi. Misalnya, laporan kasus mengenai penggunaan ekstrak dalam membantu meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas menunjukkan hasil yang positif. Namun, penting untuk dicatat bahwa studi kasus seringkali memiliki keterbatasan dalam hal ukuran sampel dan kontrol, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan secara luas. Metodologi penelitian yang lebih ketat, seperti uji klinis acak terkontrol, diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan dalam konteks klinis.
Terdapat pula perdebatan dan sudut pandang yang kontras mengenai potensi dan keamanan penggunaan. Beberapa penelitian menunjukkan potensi efek samping, seperti gangguan pencernaan ringan atau interaksi dengan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan manfaat dan risiko secara hati-hati sebelum mengonsumsi herbal ini, terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang sedang menjalani pengobatan lain. Regulasi dan standardisasi produk herbal juga menjadi isu penting untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang beredar di pasaran.
Evaluasi kritis terhadap bukti ilmiah yang ada sangat penting untuk memahami potensi dan keterbatasan. Studi lebih lanjut dengan desain yang lebih baik dan ukuran sampel yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan. Konsultasi dengan profesional kesehatan yang kompeten tetap menjadi langkah yang bijak sebelum menggunakan herbal ini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.